Sejarah Manis Torrone, Nougat Natal Khas Italia

Torrone atau nougat khas Italia adalah salah satu hidangan penutup yang selalu hadir saat perayaan Natal. Teksturnya yang bisa renyah ataupun lembut dengan rasa manis kacang dan madu membuatnya dicintai di seluruh negeri. Dari Cremona di utara hingga Sicilia dan Campania di selatan, Hidangan initelah menjadi simbol kebersamaan di musim liburan.

Asal Usul yang Diperdebatkan

Sejarah torrone masih menjadi bahan perdebatan. Beberapa ahli menelusuri jejaknya hingga ke Romawi kuno, dengan catatan tentang cuppedo atau nucatum—penganan dari kacang, madu, dan putih telur. Ada pula yang meyakini bahwa hidangan ini berasal dari pengaruh Arab, karena penyebarannya banyak ditemukan di Italia bagian selatan, terutama Sicilia.

Kisah lain menyebutkan bahwa Kaisar Federico II dari Swabia membawa resep ini ke Cremona lewat juru masaknya dari Sicilia. Bahkan, legenda lokal mengatakan torrone disajikan pada pernikahan Francesco Sforza dan Bianca Maria Visconti tahun 1441, berbentuk menara kota Cremona (torrione).

Baca juga: PPP Kembali Terbelah, Mardiono dan Agus Suparmanto Sama-Sama Klaim Kursi Ketum

Variasi Regional Torrone di Italia

Setiap daerah di Italia punya ciri khas dari hidangan lezat itu masing-masing:

  • Cremona: Versi klasik dengan madu, gula, almond/hazelnut, putih telur, dan wafer. Ada versi keras (dipanggang hingga 10 jam) dan lunak (sekitar 3 jam).
  • Sicilia (Cubbaita): Menggabungkan pistachio, almond, madu, dan wijen. Kini banyak varian dengan jeruk, cokelat, hingga torroncini (mini nougat).
  • Sardinia (Tonara): Torrone lembut yang dimasak 4 jam tanpa tambahan gula, hanya dengan madu, putih telur, dan kacang.
  • Campania (Avellino & Benevento): Ada banyak varian, seperti il perfetto amore yang dilapisi cokelat atau kopi, serta torrone del Papa dengan buah kering manis.
  • Abruzzo: Terkenal dengan torrone di Guardiagrele berbahan almond, gula, kayu manis, dan buah kering. Ada juga versi cokelat-hazelnut ciptaan Gennaro Nurzia (1835).
  • Calabria (Bagnara IGP): Dibuat dengan madu, gula, almond, kayu manis, dan cengkeh, ditutup dengan gula atau bubuk kakao.
  • Veneto (Cologna Veneta): Menyajikan almond, madu, dan putih telur dengan wafer tipis yang menampakkan mosaik kacang di permukaannya.

Simbol Kebersamaan

Keistimewaan torrone adalah fleksibilitasnya. Bisa renyah ataupun lembut, sederhana atau mewah, dengan tambahan cokelat, buah kering, atau rempah. Apa pun bentuknya, torrone selalu hadir sebagai hidangan pemersatu saat Natal di Italia.

Penutup

Dari jejak Romawi kuno hingga pengaruh Arab dan legenda bangsawan Milan, torrone mencerminkan kekayaan sejarah serta keragaman kuliner Italia. Setiap gigitannya bukan hanya rasa manis kacang dan madu, tetapi juga cerita panjang tentang tradisi yang terus dilestarikan.

Baca juga: Asal Usul dan Resep Sambal Colo-Colo Khas Maluku