Asal Usul Xiao Long Bao dan Cara Membuatnya di Rumah
Xiao Long Bao adalah pangsit sup legendaris dari Shanghai yang kini populer di seluruh dunia. Hidangan ini dikenal karena isian daging dan kaldu panasnya yang meleleh di dalam kulit tipis. Makanan ini berasal dari Nanxiang, Shanghai, sekitar tahun 1870-an dan diciptakan oleh Huang Mingxian, pemilik rumah teh Ri Hua Xuan.
Awalnya, hidangan ini disebut “nanxiang da rou mantou” atau roti besar berisi daging. Namun, karena ukurannya kecil dan disajikan dalam keranjang bambu, pelanggan menyebutnya “xiao long bao”, yang berarti “roti keranjang kecil”. Seiring waktu, xiao long bao menjadi ikon kuliner Shanghai yang mendunia.
Sejarah Xiao Long Bao
Tradisi membuat xiao long bao bermula pada masa Kaisar Daoguang (1820–1850). Kala itu, Huang Mingxian berinovasi menciptakan pangsit berisi daging dan kaldu agar restorannya berbeda dari pesaing. Ia ingin menghadirkan rasa gurih yang unik dan tekstur lembut dalam satu gigitan.
Popularitasnya meningkat ketika banyak pelanggan dari luar Nanxiang mencoba hidangan ini dan membawanya ke berbagai daerah di Tiongkok. Hingga akhirnya, restoran terkenal Din Tai Fung di Taipei menyempurnakan resepnya dan memperkenalkannya ke dunia internasional. Kini, xiao long bao dapat ditemukan di banyak negara, termasuk Indonesia.
Sejarah Xiao Long Bao dan Resep Sederhana
Bahan untuk Isian
- Daging ayam cincang
- Jeli kaldu ayam (buat dari ceker ayam yang direbus lama, lalu didinginkan hingga padat)
- Bawang putih cincang
- Saus tiram, minyak wijen, garam, lada, dan kaldu bubuk secukupnya
Bahan untuk Kulit
- Kulit pangsit siap pakai, atau buat dari campuran tepung dan air
Pelengkap
- Daun sawi atau kertas roti untuk alas kukusan
Langkah Membuat Xiao Long Bao
- Buat jeli kaldu.
Rebus ceker ayam hingga menghasilkan kaldu pekat. Saring dan dinginkan hingga mengeras menjadi jeli, kemudian potong kecil-kecil. - Campurkan isian.
Aduk daging ayam dengan bawang putih, bumbu, dan potongan jeli kaldu hingga merata. - Bentuk pangsit.
Ambil selembar kulit pangsit, isi dengan adonan daging, lalu lipat dan cubit bagian atas hingga tertutup rapat. - Kukus hingga matang.
Susun xiao long bao di atas daun sawi di kukusan, lalu kukus sekitar 5–6 menit dengan api sedang. - Sajikan hangat.
Hidangkan xiao long bao dengan cuka hitam dan jahe parut untuk cita rasa autentik khas Shanghai.
Penutup
Kini, xiao long bao tidak hanya menjadi simbol kuliner Shanghai, tetapi juga warisan budaya gastronomi Asia. Dengan perpaduan daging, kaldu, dan kulit lembutnya, hidangan ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat bertahan lintas generasi.
Jika Anda ingin menikmati cita rasa Tiongkok klasik, tak perlu jauh-jauh ke Shanghai — buat saja xiao long bao sendiri di rumah dengan resep sederhana ini.
Baca juga: Warisan Budaya Takbenda yang Jadi Simbol Keteguhan
