Dua Versi Kue Tiram di Asia Tenggara
Kue tiram memiliki dua versi yang populer di Asia Tenggara.
Pertama, camilan gurih khas Surabaya.
Kedua, kue manis renyah yang banyak ditemukan di Malaysia, khususnya Sabah.
Meskipun namanya sama, keduanya memiliki rasa dan bentuk yang berbeda.
Kue Tiram Gurih Khas Surabaya
Di Surabaya, kue ini dikenal sebagai camilan legendaris.
Camilan ini memiliki lapisan luar yang renyah.
Namun, bagian dalamnya terasa lembut dan gurih.
Isian kue biasanya terdiri dari ayam, udang, cumi, hingga tiram.
Selain itu, beberapa varian juga menambahkan rumput laut untuk rasa yang lebih khas.
Merek Populer dan Variasi Jumbo
Salah satu penjual terkenal adalah Babah Hoi.
Brand ini menawarkan kue tiram dengan ukuran besar.
Bahkan, tersedia varian “super jumbo” dengan isian melimpah.
Karena itu, camilan ini menjadi favorit banyak pembeli.
Selain itu, produk ini juga tersedia dalam bentuk frozen.
Kuih Tiram Manis Khas Malaysia
Sementara itu, versi manis dikenal sebagai kuih tiram.
Kue ini sering disajikan saat Hari Raya Aidilfitri.
Selain itu, kue ini memiliki bentuk lipatan unik.
Beberapa orang juga menyebutnya kuih lidah buaya atau kuih kapal terbang.
Tekstur Renyah dengan Rasa Manis
Kuih tiram dibuat dari adonan sederhana.
Biasanya terdiri dari tepung, margarin, telur, dan air.
Setelah itu, adonan dibentuk dan digoreng hingga renyah.
Kemudian, kue dilapisi gula halus atau susu bubuk.
Hasilnya terasa ringan, renyah, dan manis.
Asal Usul dari Sabah
Versi manis ini berasal dari daerah Papar.
Daerah tersebut dikenal dengan berbagai camilan tradisional.
Karena itu, kuih tiram menjadi bagian dari budaya kuliner lokal.
Selain itu, kue ini sering hadir saat perayaan keluarga.
Kue Tiram, Dua Rasa dalam Satu Nama
Meskipun berbeda, kedua versi kue ini tetap populer.
Kue gurih menawarkan rasa kaya dari isian laut.
Sementara itu, versi manis menghadirkan sensasi renyah dan ringan.
Dengan demikian, kue ini menjadi contoh kuliner unik dengan dua karakter berbeda.
